Selasa, 19 Maret 2013

Transedental Meditation

Meditasi Transedental adalah unsur yang dilupakan dalam pendidikan-unsur yang menyadarkan kita dari dalam dan yang sesungguhnya mampu membuat kita lebih cerdas.(Dalam buku Malas Tapi Sukses oleh Fred Gratzon hal. 314).


Meditasi Transedental yang telah tersebar luas ini dapat mengubah masyarakat dan setiap orang dapat hidup lebih sehat, makmur, mencapai kepuasan dan damai.(Dalam buku Malas Tapi Sukses oleh Fred Gratzon hal. 317).


Banyak bentuk meditasi populer di Amerika berasal dari filosofi Timur. Termasuk dalam kategori ini adalah Meditasi Zen dan Nam Sumran, atau meditasi Sikh. Mungkin yang paling luas dipraktikan di Amerika Serikat adalah meditasi transedental. Pelopornya, Maharishi Mahesh Yogi, mendefinisikan meditasi transedental sebagai mengalihkan perhatian ke tingkatpemikiran yang lebih dalam hingga masuk ke tingkat pemikiran yang paling dalam dan mencapai sumber dari pemikiran. Prosedur dasar yang digunakan dalam meditasi transedental adalah sederhana, tapi efek yang diraihnya sangat dalam. Seseorang hanya perlu duduk dengan nyaman dengan mata tertutup dan mendengar pengulangan suara khusus (suatu mantra) selama sekitar 20 menit, dua kali sehari. studi menunjukan bahwa praktik meditasi transedental diasosiasikan dengan detak jantung yang menurun, konsumsi oksigen yang lebih rendah, dan penurunan tekanan darah.(Dalam buku Perilaku dan Manajemen Organisasi Edisi 7 Jilid 1 hal.318)

Tidak semua orang yang bermeditasi mengalami hasil yang positif. Akan tetapi sejumlah besar orang melaporkan meditasi sebagai hal yang efektif dalam mengola stres. Sejumlah organisasi telah mulai mendukung dan menyetujui program meditasi bagi karyawan. Diantaranya Coors Brewing, Monsanto Chemicals, Connecticut General Life Insurance Company dan U.S Army.(Dalam buku Perilaku dan Manajemen Organisasi Edisi 7 Jilid 1 hal.318)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar